Tampilkan postingan dengan label MATERI EKONOMI X SMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI EKONOMI X SMA. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 April 2012

HUKUM EKONOMI, PRINSIP DAN MOTIF EKONOMI

Hukum Ekonomi

Hukum ekonomi adalah hubungan/pertalian antara dua variabel ekonomi yang saling berkaitan.
Contoh: Hukum permintaan, hukum penawaran, hukum Greshman, dan lain-lain.

Ciri-ciri Hukum Ekonomi:
1.   Berlaku jika keadaan yang lain tetap (Cateris Paribus)
Sedangkan keadaan tersebut adalah:
a.        Pendapatan konsumen tetap
b.        Selera konsumen tetap
c.        Harga barang lain tetap
d.        Ekspektasi tentang harga tetap
e.        Tidak ada barang pengganti/substitusi)

RANGKUMAN MATERI EKONOMI X SMA: BIAYA PELUANG (Opportunity Cost)

  1. Biaya peluang (Opportunity Cost)
Adalah nilai barang atau jasa yang dikorbankan karena memilih alternatif lain. Selanjutnya kita akan membahas biaya-biaya yang berhubungan dengan biaya peluang.
Biaya sehari-hari adalah pengorbanan yang harus dilakukan untuk melakukan suatu kegiatan ekonomi.
Biaya Eksplisit adalah biaya yang benar-benar dikeluarkan
Biaya Implisit adalah sama dengan biaya peluang
Laba Akuntansi adalah pendapatan dikurangi biaya eksplisit
Laba Ekonomi adalah pendapatan dikurangi biaya eksplisit dan biaya implisit

RANGKUMAN MATERI EKONOMI X SMA: MASALAH POKOK EKONOMI

  1. Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Klasik
Dari keterbatasan sumber daya dan keinginan yang tidak terbatas muncullah masalah pokok ekonomi.
Masalah pokok ekonomi telah ada sejak dulu dan tetap ada hingga sekarang. Berikut ini kita akan membahas masalah pokok ekonomi yang telah muncul sejak manusia hidup berkelompok atau bermasyarakat berdasarkan tinjauan ekonom klasik dan ekonom modern.
Ekonom klasik diawali oleh Adam Smith. Menurut Adam Smith kemakmuran tidak terletak pada emas, melainkan pada barang-barang. Kemakmuran menunjukkan suatu keadaan yang seimbang antara kebutuhan dengan benda pemuas kebutuhan. Proses untuk mencapai kemakmuran suatu masyarakat tidaklah mudah.
Menurut teori ilmu ekonomi klasik, masalah pokok ekonomi msyarakat dapat digolongkan kepada tiga permasalahan penting, yaitu msalah produksi, masalah distribusi, dan masalah konsumsi.
a.        Masalah Produksi
Untuk mencapai kemakmuran, barang-barang kebutuhan harus tersedia di tengah masyarakat. Karena masyarakat sangat heterogen maka barang-barang yang tersediapun beragam jenisnya sehingga muncul permasalahan bagi produsen, yaitu barang apa saja yang harus diproduksi.
b.        Masalah distribusi
Agar barang/ jasa yang telah dihasilkan dapat sampai kepada orang yang tepat, dibutuhkan sarana dan prasarana distribusi yang baik. contoh, dari kebun hasil panen perlu alat angkut yang ditunjang prasarana jalan yang baik agar hasil panen cepat sampai ke tangan konsumen dan tiadak tertimbun di produsen.
c.        Masalah konsumsi
Hasil produksi yang telah didistribusikan kepada masyarakat idealnya dapat dipakai untuk dikonsumsi oleh masyarakat yang tepat dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang tepat pula. 

  1. Masalah Pokok
Para ahli ekonomi modern sepakat bahwa dengan sumber daya yang tersedia, paling sedikit ada tiga masalah pokok yang dihadapi setiap perekonomian dan harus dipecahkan oleh masyarakat sebagai subjek ekonomi.
a.        Barang dan jasa apa yang akan diproduksi dan berapa banyak? (what and how much?)
Karena sumber daya terbatas, masyarakat harus memutuskan barang apa yang akan di produksi (what). Sangat tidak mungkin untuk memproduksi semua jenis benda pemuas kebutuhan. Setelah ditentukan apa yang akan diproduksi, kemudian diputuskan berapa jumlah barang yang harus  diproduksi sehingga dapat ditentukan berapa sumber daya yang dibutuhkan untuk proses produksi.
Baca Selengkapnya.........

Sabtu, 14 April 2012

RANGKUMAN EKONOMI: PERMINTAAN DAN PENAWARAN

A.   Pengertian Permintaan

Permintaan adalah sejumlah barang dan jasa yang diinginkan untuk dibeli atau dimiliki pada berbagai tingkat harga yang berlaku di pasar dan waktu tertentu.

Permintaan dapat dibagi menjadi 2 (dua) macam:
1.   Permintaan absolut (absolut demand).
Permintaan absolut adalah seluruh permintaan terhadap barang dan jasa baik yang bertenaga beli/berkemampuan membeli, maupun yang tidak bertenaga beli.
2.   Permintaan efektif (effective demand)
Permintaan efektif adalah permintaan terhadap barang dan jasa yang disertai kemampuan membeli.

B.   Hukum Permintaan (The Law Of Demand)

Hukum permintaan tidak berlaku mutlak, tetapi bersifat tidak mutlak dan dalam keadaan cateris paribus (faktor-faktor lain dianggap tetap). Hukum permintaan “apabila harga mengalami penurunan, maka jumlah permintaan akan naik/bertambah, dan sebaliknya apabila harga mengalami kenaikan, maka jumlah permintaan akan turun/berkurang”. 
Hukum permintaan berbanding terbalik dengan harga. 

Contoh: 
Jika harga kendaraan turun dari mahal ke murah, jumlah yang membeli semakin banyak dan sebaliknya jika harga kendaraan naik dari murah ke mahal, maka jumlah yang membeli semakin sedikit. Jelaskah Anda!

C.   Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan

Manusia adalah makhluk sosial yang dinamis, sehingga terjadi perubahan-perubahan yang dapat mempengaruhi kebutuhan hidupnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan adalah:
1.   Harga barang itu sendiri
Naik atau turunnya harga barang/jasa akan mempengaruhi banyak/sedikitnya terhadap jumlah barang yang diminta.
2.   Pendapatan masyarakat
Pendapatan masyarakat mencerminkan daya beli masyarakat. Tinggi/rendahnya pendapatan masyarakat akan mempengaruhi kualitas maupun kuantitas permintaan. 
3.   Intensitas kebutuhan
Mendesak/tidaknya atau penting tidaknya kebutuhan seseorang terhadap barang/ jasa, mempengaruhi jumlah permintaan. Kebutuhan primer, lebih penting dibanding kebutuhan sekunder. Kebutuhan sekunder lebih penting dibanding tertier, sehingga pengaruhnya terhadap jumlah permintaan berbeda.
4.   Distribusi Pendapatan
Makin merata pendapatan, maka jumlah permintaan semakin meningkat, sebaliknya pendapatan yang hanya diterima/dinikmati oleh kelompok tertentu, maka secara keseluruhan jumlah permintaan akan turun.
5.   Pertambahan penduduk
Jumlah penduduk akan mempengaruhi jumlah permintaan. Makin banyak penduduk, maka jumlah permintaan akan meningkat.
6    Selera (Taste)
Perkembangan mode, pendidikan, lingkungan akan mempengaruhi selera masyarakat, yang akan mempunyai pengaruh terhadap jumlah permintaan. 

RANGKUMAN MATERI EKONOMI SMA: TEORI PRODUKSI, PERAN PRODUSEN DAN KONSUMEN

TEORI PRODUKSI

a.    Tahapan Produksi
  • Sektor produksi primer meliputi bidang ekstraktif dan bidang agraris
  • Sektor produksi sekunder meliputi bidang industri dan bidang perdagangan
  • Sektor produksi tersier meliputi bidang jasa/ pelayanan
b.    Faktor-faktor Produksi
  • Faktor produksi asli, terdiri dari : Faktor produksi alam dan Faktor produksi tenaga kerja
  • Faktor produksi turunan, terdiri dari : Faktor produksi modal dan Faktor produksi pengusaha
PERILAKU PRODUKSI

Menurut David Ricardo penambahan faktor produksi tidak selalu dapat memberikan hasil yang sebanding, seperti yang digambarkan dalam “Hukum hasil lebih yang semakin berkurang” atau “The Law of diminishing returns” yang berbunyi “
“Dengan suatu tekhnik tertentu, maka mulai titik tertentu penambahan faktor produksi tidak lagi memberikan penambahan hasil produksi yang sebanding”. Atau dengan kata lain tambahan hasil lama kelamaan akan menurun, meskipun faktor produksi terus bertambah.

RANGKUMAN MATERI EKONOMI X SMA: PENGARUH PAJAK DAN SUBSIDI TERHADAP KESEIMBANGAN HARGA PASAR

Pajak yang dikenakan atas penjualan selalu menambah harga barang yang ditawarkan, sehingga hanya mempengaruhi fungsi penawaran, sedang fungsi permintaannya tetap.

Contoh:
Fungsi permintaan ditunjukkan dengan P = 50 – 2Q, dan fungsi penawaran ditunjukkan dengan P = -30 + 2 Q. Terhadap barang tersebut dikenakan pajak sebesar Rp 10,00  per unit. Tentukan Titik keseimbangan pasar setelah pajak.
Jawab:
Penawaran sesudah pajak:     P = -30 + 2 Q + 10
                P = -20 + 2 Q
Sedangkan persamaan permintaan tetap.
Keseimbangan pasar setelah pajak ---------  Pd = Ps
                    50 – 2Q    = -20 + 2 Q
                          -4 Q = -70
                             Q  = 17,5
    Jika Q = 17,5 maka P = 50 – 2 (17,5) ------- P = 15
Jadi keseimbangan setelah pajak adalah P = 15 dan Q = 17,5 atau (17,5 ; 15)


PENGARUH SUBSIDI TERHADAP KESEIMBANGAN PASAR
Subsidi merupakan bantuan yang diberikan pemerintah kepada produsen dan konsumen, sehingga subsidi selalu megurangi harga barang yang ditawarkan atau hanya mempengaruhi fungsi penawaran, sedang fungsi permintaannya tetap.

Contoh:
Fungsi permintaan ditunjukkan dengan   P = 50 – 2Q, dan fungsi penawaran ditunjukkan dengan P = -30 + 2 Q. Terhadap barang tersebut Pemeintah memberi subsidi Rp 10,00  per unit. Tentukan Titik keseimbangan pasar setelah subsidi
Jawab:
Penawaran tanpa subsidi   :   P = -30 + 2 Q
Penawaran dengan subsidi:   P = -30 + 2 Q – 10
                                               P =  -40 + 2 Q
Karena persamaan  permintaannya tetap, maka keseimbangan setelah subsidi adalah
        50 – 2Q    =    -40 + 2 Q
        -4 Q    =    -90
        Q    =    22,5
Jika Q = 22,5 maka P = 50 – 2 (22,5) = 5
Jadi keseimbangan setelah subsidi adalah: P = 5 dan Q = 22,5 atau (22½, 5)

RINGKASAN MATERI EKONOMI X SMA: PENDAPATAN NASIONAL

Pengertian

Pendapatan Nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga disuatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi selama satu tahun.

Konsep Pendapatan

Pendapatan Nasional (National Income) merupakan salah satu ukuran keberhasilan perekonomian suatu negara.

Pengertian tentang Pendapatan Nasional dapat dilihat dari pandangan:

1.  Produk Nasional Bruto (Gross National Product) yaitu keseluruhan barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu masyarakat dalam waktu satu tahun.
2.  Pendapatan Nasional Bruto (Gross National Income) yaitu keseluruhan pendapatan yang diterima oleh suatu masyarakat dalam waktu satu tahun.

Macam-Macam Pendapatan Nasional

1.   Gross National Product (GNP)
Gross National Product atau Pendapatan Nasional Bruto ialah seluruh produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat dalam waktu satu tahun termasuk produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri yang dinilai dengan uang.
2.   Net National Product (NNP)
Net National Product atau Pendapatan Nasional Netto adalah jumlah barang-barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu masyarakat dalam suatu negara.
3.   Net National Income (NNI)
Net National Income atau adalah jumlah nilai yang diterima oleh pemilik faktor produksi (yang diserahkannya) sebagai balas jasa dalam waktu satu tahun atau NNI adalah NNP dikurangi pajak tidak langsung.
4.   Personal Income (PI)
Personal Income atau Pendapatan Perorangan adalah semua jenis pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat/negara, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan pengorbanan.
5.   Disposible Income (DI)
Disposible Income atau Pendapatan Berdayabeli adalah pendapatan perseorangan setelah dikurangi pajak langsung.

RANGKUMAN MATERI EKONOMI X SMA: MOTIF EKONOMI

Dalam melaksanakan kegiatan ekonomi ada beberapa hal yang mendorong untuk melakukan kegiatan ekonomi antara lain:

a.   Motif untuk memenuhi kebutuhan
Tindakan ekonomi dilakukan oleh manusia terutama ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik kebutuhan pokok maupun kebutuhan yang lainnya (bukan kebutuhan pokok) tujuan lebih lanjut adalah kemakmuran dirinya.

b.   Motif memperoleh keuntungan
Motif mencari keuntungan atau laba merupakan motif ekonomi dengan maksud untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran individu. Bagi perusahaan bertujuan untuk menjaga kelangsungan dan mengembangkan perusahaan.

c.   Motif memperoleh kekuasan
Motif ini ditujukan untuk memperoleh kekuasaan/monopoli. Bagi perusahaan monopoli ditujukan untuk memupuk laba sedangkan bagi pemerintah ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

d.   Motif memperoleh penghargaan
Motif lain bagi seseorang melakukan tindakan ekonomi agar menjadi orang terpandang dalam masyarakat karena orang yang kaya sering mendapat penghargaan dan kedudukan yang lebih tinggi.

e.   Motif sosial
Motif sosial ini merupakan keinginan untuk menolong orang lain atau sesama hidup. Misalnya dengan mendirikan yayasan pendidikan, panti asuhan, menyantuni fakir miskin, menyumbang pendirian tempat ibadah.

RANGKUMAN MATERI EKONOMI X SMA: PASAR FAKTOR PRODUKSI

PASAR FAKTOR PRODUKSI ATAU PASAR INPUT
 
Pasar Faktor produksi / pasar input adalah pasar yang memperjualbelikan faktor-faktor produksi, baik faktor produksi alam, tenaga kerja, modal dan pengusaha.
 
1.    Pasar  tanah (Sumber Daya Alam) 
  • adalah pasar yang menghubungkan penjual dengan pembeli tanah untuk melakukan transaksi perdagangan. PemilikTanah menerima imbalan jasa berupa  sewa
Teori sewa tanah :
  • Menurut David Ricardo. Tinggi rendahnya sewa tanah akan ditentukan oleh kesuburan tanah Karena membedakan kesuburan tanah, maka teori ini disbeut juga “Teori Differensial”
  • Menurut Von Thuen. Tinggi rendahnya sewa tanah selain ditentukan oleh perbedaan kesuburan tanah juga sangat ditentukan oleh jauh dekatnya (letak) tanah dengan pasar.
  • Selengkapnya....

RANGKUMAN MATERI EKONOMI X SMA: KEBUTUHAN

Pengertian Kebutuhan.

·    Sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia agar dapat hidup secara layak.
Segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mencapai kemakmuran.
·   Kebutuhan manusia bersifat tidak terbatas karena sesuai kodratnya manusia selalu merasa kekurangan dan selalu menginginkan kemakmuran.

Jenis-jenis Kebutuhan
a.  Kebutuhan menurut Intensitas/tingkatan:
1.  Kebutuhan primer: kebutuhan yang harus dipenuhi agar manusia dapat hidup secara layak,disebut juga kebutuhan alamiah
contoh; sandang,pangan,papan, pendidikan
2.  Kebutuhan sekunder: merupakan kebutuhan pelengkap yang fungsinya untuk meningkatkan kenyamanan.
Contoh; kipas angin, radio, tv,meja kursi dll
3.  Kebutuhan tersier: kebutuhan akan barang2 mewah
Contoh; mobil, perhiasan, pesiar dll

b. Kebutuhan menurut sifat
1. Kebutuhan jasmani: kebutuhan yang berhubungan dengan fisik/tubuh/jasmani
        contoh:kebutuhan makan,minum,pakaian,biologis
2. Kebutuhan rohani: kebutuhan yang berhubungan dengan kejiwaan atau batin
        contoh: beribadah, musik,noton film

c.  Kebutuhan menurut Subjek
1. Kebutuhan Individu: kebutuhan yang pemenuhannya bersifat perseorangan
        contoh: pelajar membutuhkan buku, seragam
2. Kebutuhan Sosial: kebutuhan yang diperuntukkan oleh banyak orang.
        contoh; jembatan, jalan raya, pasar,tempat ibadah.

d.  Kebutuhan menurut waktu
1. Kebutuhan sekarang: kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini
        contoh: obat bagi orang sakit, makan bagi orang lapar, minum bagi orang yang haus.
2. Kebutuhan Yang akan Datang: kebutuhan yang diperuntukkan untuk masa yang akan datang
         contoh: tabungan, asuransi

Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan
1. Peradaban atau perkembangan jaman.
2. Kondisi alam
3. Agama/kepercayaan
4. Adat istiadat/tradisi